Ironi Foto Selfie di Reruntuhan Objek Wisata Nepal

Helmi Ade Saputra, Jurnalis
Selasa 28 April 2015 14:10 WIB
Ironi foto selfie di reruntuhan objek wisata Nepal (Foto: Nationalpost)
Share :

NEPAL – Gempa Bumi 7,9 skala richter meluluhlantahkan Nepal, Sabtu 25 April 2015. Ratusan bangunan sekejap menjadi puing dan reruntuhan. Ironisnya, sejumlah wisatawan justru berfoto selfie di antara reruntuhan objek wisata. 

Berada dekat dengan Kota Kathmandu terdapat Menara Dharahara. Sebelum gempa melanda Nepal Sabtu lalu, Menara Dharahara merupakan bangunan bertingkat sembilan yang memiliki nilai sejarah Nepal.

Namun, kini bangunan bersejarah tersebut menjadi tumpukan debu bata merah. Namun, puluhan orang mendaki tumpukan debu dan berdiri di sekitar puing-puing untuk berfoto selfie atau berpose bersama teman-teman di depan reruntuhan tersebut.

Seorang mahasiswa bernama Pawan Thapa yang datang dari pinggiran kota untuk membantu pemulihan kecewa dengan pemandangan tersebut. Terlebih, Pawan Thapa melihat beberapa orang berfoto sambil tersenyum melihat kamera.

“Itu seperti pariwisata gempa, ini tidak benar. Mereka lebih tertarik berfoto selfie daripada memahami bila ini adalah sebuah tragedi,” tuturnya sebagaimana dikutip Nationalpost, Selasa (28/4/2015).

Menara yang dibangun oleh Kerajaan Nepal pada tahun 1800 ini merupakan salah satu monumen negara paling berharga. Oleh karenanya, bangunan ini juga menjadi salah satu tujuan wisata di Nepal. Namun, Menara Dharahara ini hancur bersama bangunan lain usai gempa dahsyat.

Sampai saat ini, tidak jelas berapa banyak orang yang tewas di Menara Dharahara. Tetapi, diyakini saat gempa mengguncang Nepal, menara tersebut tengah ramai dikunjungi turis.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya