"Banyak remaja dirugikan karena ambisi mereka. Misalnya, ketika ada tren mengunakan barang mewah tertentu, maka remaja akan diakui dalam pergaulan jika mengenakannya. Jadi, mereka bisa saja nekat mencuri untuk membeli barang tersebut demi sebuah pengakuan," jelas psikolog yang akrab disapa Nina itu.
Perkumpulan dalam sebuah geng juga disebut Anna sebagai salah satu contoh yang bisa membuat remaja berperilaku buruk.
"Seperti geng-geng populer di sekolah. Ketika seseorang bisa masuk dalam geng tersebut, maka akan dianggap gaul. Jadi, ada syarat-syarat untuk bisa bergabung dalam geng itu. Bagi remaja labil, mereka akan terpengaruh dan rela melakukan apa saja demi pengakun tersebut,” tutupnya.
(Vien Dimyati)