Jangan Biarkan Anak Trauma karena Orangtua Selingkuh

Vessy Frizona, Jurnalis
Minggu 19 April 2015 18:36 WIB
Jangan biarkan anak trauma (Foto: expertbeacon)
Share :

MEMILIKI keluarga harmonis dan orangtua yang rukun adalah impian setiap anak. Namun, tidak semua anak bisa merasakan hal tersebut lantaran kesalahan dan perilaku negatif orangtua.
 
Orangtua adalah contoh bagi anak, tapi tidak semua orangtua menjalankan perannya dengan baik. Seperti Muhammad Prio Santoso atau Rio Santoso (25). Ayah satu orang ini adalah pria "hidung belang" yang membunuh pasangan selingkuhnya, Deudeuh Tata Chubby (26). Lalu, Apa yang harus dilakukan orangtua ketika anak mengetahui hal ini?
 
Psikolog keluarga, Sani B. Hermawan, menjelaskan orangtua perlu mengakui kesalahannya kepada anak tentang perilaku negatifnya agar tidak ditiru.
 
"Hal yang harus dilakukan orangtua ketika anak marah, dan kecewa orangtuanya selingkuh atau berperilaku negatif adalah minta maaf serta menjelaskan bahwa prilaku mereka itu tidak baik dan tidak pantas ditiru," kata Sani saat dihubungi Okezone, Minggu (19/4/2015).
 
Menurutnya, orangtua harus menyadari kesalahannya, berbesar hati, dan mengatakan bahwa sebagai orangtua mereka juga bisa salah dan khilaf. Cara ini menjadi pelajaran bagi anak untuk tidak meniru perilaku negatif orangtua.
 
"Perlu ditanamkan kepada anak, penting bagi mereka belajar dari kesalahan orangtua. Jadi, anak tidak melakukan kesalahan yang sama suatu saat nanti. Anak juga tidak menjadi trauma. Mereka justru akan lebih berpikir mengapa hal itu bisa terjadi," ungkapnya.

(Vien Dimyati)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya