Menkes Nila mengakui bahwa kesempatan anak untuk makan di kantin yang disediakan sekolah tidaklah salah. Akan tetapi, keluarga bisa membantu mengajarkan dan menyediakan anak bekal yang baik di rumah untuk menghindari pangan tidak sehat yang dijual di luar.
Untuk mengatasi ini, Menkes pun menyarankan pemerintah daerah untuk memberdayakan ibu-ibu dari kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk mengisi kantin-kantin sekolah. Pemberdayaan kader tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pangan yang disediakan di kantin, selain meningkatkan ekonomi kader yang tidak memiliki pekerjaan.
"Saya usulkan ini karena kita harus kreatif dan inovatif. Ini juga agar kantin sekolah menjadi baik untuk anak-anak kita yang membutuhkan asupan gizi lebih banyak, terlebih saat mereka menginjak remaja," jelas Menkes Nila.
(Renny Sundayani)