TIDAK hanya laki-laki, perempuan di Papua memiliki pakaian khas. Pakaian ini dapat membuat kita bisa membedakan antara gadis dan wanita berkeluarga.
Jika laki-laki di Papua memiliki pakaian khas yang disebut koteka, wanita juga memilikinya. Pakaian wanita ini memiliki dua jenis dengan dua nama yang berbeda.
Untuk wanita yang telah berkeluarga, pakaian khas ini disebut Yokal, yang terbuat dari rumput. Namun, meskipun sama-sama terbuat rumput, untuk wanita yang masih gadis pakaian khas tersebut disebut Sali. Pakaian ini sebagai tanda akan status dari wanita tersebut.
“Perempuan punya pakaian disebut Yokal. Adapun perempuan yang masih nona punya pakaian bernama Sali. Dari situ kita bisa membedakan nona dan perempuan yang sudah berkeluarga,” ungkap Alpius Wetipo, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya kepada Okezone di Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat baru-baru ini.