SATU kelompok peneliti percaya mereka menangkap bahaya dari merokok selama kehamilan dari gambar hasil USG 4D. Mereka menangkap keanehan tersebut pada janin dari ibu yang mengisap rokok.
Studi ini menemukan bahwa janin menyentuh wajah dan mulut mereka lebih signifikan daripada janin normal. Peneliti percaya ini terjadi karena sistem saraf mereka tidak berkembang dengan baik seperti janin lain dari ibu yang tidak merokok.
“Penemuan kami setuju dengan penemuan lain yang menunjukkan bahwa stres dan depresi berdampak signifikan terhadap pergerakan janin. Tetapi hasil ini juga menunjukkan fakta bahwa paparan nikotin berefek pada depresi dan stres dalam perkembangan janin, " kata penulis penelitian, Dr Nadja Reissland dari England’s Durham University. Seperti yang dilansir dari Torontosun, Rabu (25/3/2015).
Para peneliti melakukan pindai 4D pada 20 janin antara 24-36 minggu. Enam belas dari janin memiliki ibu yang tidak merokok, sementara empat dari mereka memiliki ibu yang merokok rata-rata 14 batang sehari. Semua janin lahir sehat, namun penemuan aneh terlihat pada janin dengan ibu perokok.
(Renny Sundayani)