Keindahan Negeri Panda dari Kota Terlarang China

Utami Evi Riyani, Jurnalis
Jum'at 06 Maret 2015 06:05 WIB
Keindahan Negeri Panda dari kota terlarang China (Foto: Topchinatravel)
Share :

TRADISI perayaan China memang telah usai, tapi tak ada salahnya melihat keindahan yang ada di Negeri Panda ini. Termasuk museum populer disana.

China memiliki museum yang sangat populer dikunjungi wisatawan, yaitu bekas sebuah istana yang juga disebut sebagai Kota Terlarang.

Kota Terlarang adalah istana kekaisaran selama periode Dinasti Ming dan Dinasti Qing. Istana ini adalah bangunan kuno terbesar dan terlengkap di China. Konon, disebut Kota Terlarang karena tidak ada seorang pun yang bisa masuk atau keluar tanpa izin dari kaisar.

Bangunan seluas lebih dari 720 ribu meter persegi ini dibangun pada 1406 hingga 1420. Di area ini, ada lebih dari 9 ribu bangunan dengan luas 150 ribu meter persegi. Selama 500 tahun berdiri, sebanyak 24 kaisar tinggal di sini.

Pada tahun 1987, Kota Terlarang telah ditetapkan sebagai situs Warisan Budaya Dunia di UNESCO. Bangunan ini telah menjadi saksi sejarah dari zaman Dinasti MIng dan Qing. Pada tahun 2012, kunjungan tertinggi wisatawan dalam satu hari tercatat sebanyak 180 ribu orang.

Sedangkan untuk setiap tahun, Kota Terlarang dikunjungi sekira 15 juta orang. Hal ini pun menjadikannya sebagai salah satu museum tersibuk di dunia.

Kota Terlarang dikelilingi oleh dinding setinggi 10 meter dengan panjang 960 meter dan lebar 753 meter. Berdasarkan tata letak dan fungsinya, Kota Terlarang dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian “Outer Palace” di bagian selatan dan “Inner Court” di bagian utara.

Di “Outer Palace”, ada sebuah tempat yang disebut Taihe Palace. Istana ini digunakan sebagai balairung kaisar, di mana kaisar mengadakan pengadilan. Selain itu, tempat ini juga digunakan untuk festival dadakan. Demikian dilansir Topchinatravel, Kamis (5/3/2015).

(Johan Sompotan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya