KAMPUNG China menjadi tujuan wisata saat perayaan Cap Go Meh. Salah satunya berada di Kota Wisata Cibubur, Jakarta Timur.
Kampung China di Cibubur kini menjadi pusat perdagangan terbesar dan termurah produk China di Indonesia. Di sini, pengunjung bisa menemukan pernak-pernik dan barang khas Tionghoa, mulai dari aksesoris hingga elektronik.
Sebelum masuk ke Kampung China, Anda akan melewati Gerbang bertuliskan Gerbang Kemakmuran. Dari situ, kita bisa melihat bagaimana aktivitas perdagangan di Kampung China membawa kemakmuran bagi pengunjung yang melancong.
Lalu, bagaimana awal mula munculnya Kampung China di Kota Wisata Cibubur ini? Menurut Yelmira selaku kepala pengelola Kampung China Kota Wisata menceritakan tempat ini dibangun sejak tahun 2002.
Yelmira mengatakan, pada awal berdirinya tempat ini bernama Kampung Wisata. Pada awal berdiri, menurutnya Kampung Wisata hanya diperuntukkan untuk penghuni perumahan Kota Wisata.
"Dahulunya Kampung Wisata terdapat beberapa spot yang hidup, di antaranya Kampung Eropa, Amerika, Jepang, Indonesia dan China. Namun, seiring berjalannya waktu Kampung Eropa, Amerika, Jepang pamornya menurun, sehingga dijadikan satu menjadi Kampung China," jelasnya kepada Okezone di Kampung China, Kota Wisata Cibubur, Jakarta Timur.
"Kemudian, seiring waktu yang berkunjung ke Kampung China pun tidak hanya penghuni perumahan Kota Wisata, tetapi dari luar. Bahkan, beberapa pengunjung datang dari luar Jakarta ataupun luar Pulau Jawa," tambahnya.
Pantauan Okezone, spot Kampung Eropa, Amerika dan Jepang pun layaknya sebuah kota mati. Kios-kios ditutup, bahkan tertera tulisan "bangunan mudah roboh" serta patung-patung ikonik yang telah kusam.
Hanya kawasan Kampung China dan Indonesia yang nampak hidup dengan hingar-bingar aktivitas jual-beli. Warna-warni khas Tionghoa membuat kawasan Kampung China sangat hidup, ditambah lampion yang mengantung di sana-sini.
Kini, Kampung China menjadi pusat mencari pernak-pernik unik dan langka Tionghoa, mulai dari lampion, gantungan, patung-patung, pakaian, hingga samurai. Pada perayaan Cap Go Meh kali inipun pengunjung diyakini akan membanjiri Kampung China yang legendaris ini.
(Johan Sompotan)