Masyarakat Jangan Takut Dianestesi

Erika Kurnia, Jurnalis
Senin 23 Februari 2015 10:18 WIB
Masyarakat jangan takut dianestesi (Foto: Sisfirst)
Share :

MENINGGALNYA dua pasien di Rumah Sakit Siloam Karawaci, Tangerang karena dugaan salah pemberian obat anestesi merupakan kejadian luar biasa. Para dokter bedah pun meminta masyarakat tidak perlu terlalu khawatir karena kejadian tersebut.

Hal ini diwakilkan oleh spesialis gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, Dr Ari Fahrial Syam, SpPd. Ia menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu panik menanggapi kejadian yang masih dalam proses investigasi tersebut.

“Karena kejadian ini, saya menemukan beberapa pasien yang menjadi takut dibius. Masyarakat harusnya paham bahwa, ini adalah kejadian luar biasa, bukan kejadian yang sering terjadi,” pesannya kepada Okezone melalui sambungan telefon.

Ia mengatakan, bahwa setiap rumah sakit pada prinsipnya memiliki sistem dan standard operating procedure (SOP) tersendiri untuk tindakan operasi. Salah satunya dalam pemberian anestesi untuk menghindari kesalahan pemberian obat.

Dr Fahrial juga menekankan pentingnya komunikasi antara dokter dan pasien mengenai prosedur dan efek pembiusan bila dimungkinkan.

“Masyarakat tidak usah takut (dianestesi-red) karena dokter akan memberikan yang terbaik. Bagaimana pun operasi adalah bagian dari untuk menyelamatkan jiwa, yang dampaknya justru akan membahayakan pasien kalau operasi tidak dilakukan,” tegasnya lagi.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya