KANKER prostat banyak menyerang pria di usia 50 tahun keatas. Termasuk menyerang Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong. Lantas apa itu sebenarnya kanker prostat?
Sebagaimana dengan kanker lainnya, ini terjadi setelah tumor (sel abnormal) mengganas di jaringan prostat, yaitu kelenjar pada sistem reproduksi pria yang terletak di bawah kandung kemih. Kanker ini sering menyerang pria di usia 50 tahun ke atas.
Seperti dikutip dari Asiaone, Rabu (18/2/2015), pria dapat mendeteksi adanya kemungkinan kanker prostat dengan beberapa gejala, seperti seringnya keinginan buang air kecil, sakit saat berkemih, dan ditemukannya darah dalam urin atau cairan semen.
Pada stadium awal, saat kanker masih berada di sekitar jaringan prostat, kondisi dapat diatasi dengan melakukan operasi pengangkatan kelenjar prostat dan jaringan di sekitarnya. Pasien juga akan menjalani kemoterapi dan radioterapi.
Saat diperiksakan ke dokter, kanker dapat dideteksi melalui tes darah, USG, dan rectal examinations atau pemeriksaan colok dubur. Meskipun tidak ada metode khusus untuk mencegah kanker prostat, mencegah dengan menjalani gaya hidup sehat adalah jalan terbaik untuk mencegah kanker jenis apapun.
Berdasarkan studi, kanker prostat masih menjadi kanker tertinggi yang menyerang pria di Indonesia dengan prevalensi 11 per 100.000 penduduk. Namun demikian, sekira 50 persen lebih pasien datang terlambat datang ke dokter dan sudah berada pada stadium lanjut.
(Renny Sundayani)