"Sebenarnya tadi tidak sengaja kerja di daerah Kota. Saya tertarik dengan atraksi Tari Barongsai karena gerakannya perpaduan dengan kungfu," tuturnya.
Barongsai sendiri adalah tarian tradisional China menggunakan sarung menyerupai singa. Kesenian ini mulai populer di zaman Dinasti Nan Bei, sekitar tahun 420-589 Masehi.
Tarian singa ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu singa utara yang memiliki surai ikal dan berkaki empat, serta singa selatan yang memiliki sisik serta jumlah kaki yang bervariasi antara dua atau empat. Kepala singa selatan dilengkapi tanduk sehingga kadang kala mirip dengan binatang ‘kilin’.
(Johan Sompotan)