WANITA berusia paruh baya akan mengalami menopause atau masa berakhirnya siklus menstruasi. Saat mengalami menopause, setiap wanita pasti mengalami perubahan fisik pada mereka. Apa saja itu?
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal medis Obesitas menjelaskan bahwa sebanyak 359 perempuan mengalami transisi menopause pada usia 42 sampai 60 tahun. Perubahan yang terjadi pada fisik mereka, biasanya terjadi pada area perut. Hal ini disebabkan adanya lemak visceral atau yang juga disebut lemak intra abdomen, Lemak ini tertimbun di bawah otot dan mengelilingi organ vital.
Perlu diketahui, lemak dalam tubuh terdiri dari dua jenis, ada lemak subkutan dan lemak visceral. Usia seorang wanita tidak memiliki korelasi dengan jumlah lemak visceral pada tubuh. Lemak visceral yang terdapat di sekitar pinggang, secara metabolik berbeda dari lemak subkutan yang terletak di bawah kulit. Penelitian telah menunjukkan bahwa lemak visceral merupakan sumber peradangan yang memengaruhi aterosklerosis dini dan risiko sindrom koroner akut.
Dilansir dari Timesofindia, Rabu (11/2/2015), Seorang asisten profesor bernama Imke Jansssen, PhD, mengatakan, “Dari semua faktor, kami menganalisis tingkat lemak visceral selama periode menopause pada seorang wanita, kadar testosteron yang aktif terbukti menjadi salah penyebab adanya lemak pada perut,".
Analisis tersebut menunjukkan bahwa tingkat testosteron yang aktif dalam tubuh menimbulkan lemak visceral sehingga perut menjadi buncit.
(Renny Sundayani)