Cinta Monyet Sehat pada Remaja

Evi Elfira, Jurnalis
Rabu 04 Februari 2015 18:15 WIB
Cinta monyet sehat pada remaja (Foto: Huffingtonpost)
Share :

CINTA monyet juga bisa terjadi pada remaja. Cinta monyet pada remaja pun terbilang sehat jika tidak dianggap terlalu serius.

Banyak orang yang bertanya-tanya sampai kapan cinta monyet dialami pada anak. Pada usia sekolah menengah pertama pun remaja masih bisa merasakan cinta monyet tersebut. Namun, cinta monyet dianggap sehat sepanjang anak hanya untuk sekadar bermain dan tidak dianggap terlalu serius.

“Sepanjang cinta dan sayangnya tanpa embel-embel fantasi seksual di dalamnya, cinta monyet pada remaja tergolong sehat. Jadi misalnya begini, kalau anak suka sama seseorang lalu membayangkan ciuman dengan seseorang, itu betul-betul proses belajar punya pacar yang beneran ala orang dewasa. Kalau cinta monyet benar-benar yang suka-sukaan,” jelas psikolog anak dan keluarga, Roslina Verauli, M.Psi, kepada Okezone melalui sambungan telefon, Selasa 3 Februari 2015.

Lantas timbul pertanyaan, bagaimana bisa anak remaja masih mengalami cinta monyet? Roslina pun menambahkan bahwa hal tersebut bisa terjadi karena kebiasaan anak yang menginjak remaja selalu bersama temannya.

“Kadang-kadang anak-anak remaja masih cinta monyet karena sering ke mana-mana bareng. Terlebih lagi jika anak merasakan bahwa cinta monyetnya itu baik dan cocok dengan kepribadiannya. Jika anak merasakan perasaan sayang itu wajar, tidak ada sesuatu yang mengganggu sebenarnya,” tutup Roslina.

(Ainun Fika Muftiarini)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya