Menkes Ingin Sosialisasi KIS Berlangsung Dua Arah

Dewi Kania, Jurnalis
Minggu 01 Februari 2015 16:36 WIB
Menkes ingin sosialisasi KIS berlangsung dua arah (Foto: Okezone)
Share :

MENTERI Kesehatan RI Prof Nila Moeloek menginginkan sosialisasi manfaat dan hak Kartu Indonesia Sehat (KIS) terjadi dua arah. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang belum tahu hak dan manfaat menggunakan kartu tersebut.

Menurutnya, meskipun sosialisasi sudah disebar melalui media iklan dan televisi, cara tersebut belum efektif. Menkes Nila ingin sosialisasi lewat mulut ke mulut bisa dilakukan oleh siapa saja, demi membantu suksesnya implementasi KIS di tahun 2015.

"Saya kira (sosialisasi KIS-red) ada di televisi, iklan, di mana-mana bisa dilihat, dan jelas dikatakan. Kita juga harapkan dari mulut ke mulut itu bisa," ujar Menkes Nila saat ditemui di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, baru-baru ini.

Dalam hal ini, lanjutnya, butuh waktu untuk mengubah perilaku masyarakat. Sebabnya, belum tentu semua masyarakat paham akan kegunaan KIS.

"Ini perlu waktu untuk perubahan mindset atau perilaku masyarakat, tidak semua bisa langsung mengerti. Contoh kecil, pembantu di rumah tangga yang menerima KIS bisa kita jelaskan langsung," imbuhnya

Pada kesempatan yang sama, Direktur BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan bahwa sosialisasi secara langsung ini bisa sampai ke wilayah terpencil. Karena, pada dasarnya, wilayah itu kekurangan akses untuk menerima informasi yang cepat.

"Semua masyarakat harus tahu manfaat dan hak dari KIS. Kartu didistribusikan dan diterima masyarakat. Pengelola FKTP dan penggunaan kartu sudah terjadi di semua wilayah. Sekarang kita enggak ingin kartu itu cuma dipakai berobat, tapi juga promotof dan preventif terjadi di layanan kami, dan sekarang akan kami laksanakan lewat sosialisasi dulu," tutupnya.

(Yogi Cerdito)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya