MENTERI Kesehatan RI Prof Nila Moeloek menginginkan sosialisasi manfaat dan hak Kartu Indonesia Sehat (KIS) terjadi dua arah. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang belum tahu hak dan manfaat menggunakan kartu tersebut.
Menurutnya, meskipun sosialisasi sudah disebar melalui media iklan dan televisi, cara tersebut belum efektif. Menkes Nila ingin sosialisasi lewat mulut ke mulut bisa dilakukan oleh siapa saja, demi membantu suksesnya implementasi KIS di tahun 2015.
"Saya kira (sosialisasi KIS-red) ada di televisi, iklan, di mana-mana bisa dilihat, dan jelas dikatakan. Kita juga harapkan dari mulut ke mulut itu bisa," ujar Menkes Nila saat ditemui di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, baru-baru ini.
Dalam hal ini, lanjutnya, butuh waktu untuk mengubah perilaku masyarakat. Sebabnya, belum tentu semua masyarakat paham akan kegunaan KIS.