MCDONALD Jepang tengah ditempa banyak masalah terkait temuan benda-benda aneh dalam produk mereka belakangan ini. Pejabat resmi telah meminta maaf sedalam-dalamnya.
Eksekutif Senior McDonald Jepang Takehiko Aoki mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan atas temuan-temuan tersebut. "Untuk membuat kasus tersebut nol adalah tujuan kami. Kami melakukan yang terbaik untuk menangani mereka, satu per satu," kata Takehiko Aoki, seperti dilansir ABC, Jumat (9/1/2015).
Aoki membantah kasus tersebut sebagai tanda kegagalan mereka dalam mengontrol kualitas bahan secara keseluruhan. Dia justru menduga, tidak tertutup kemungkinan benda-benda aneh justru dimasukkan oleh pihak di luar McDonald.
Seperti ramai diberitakan, McDonald Jepang belakangan terus menerima keluhan setelah konsumen menemukan benda-benda aneh dalam produk mereka. Dalam kasus terakhir, mulut anak terluka oleh sepotong plastik yang ditemukan dalam es krim sundae pada Desember lalu. Penjelasan McDonald soal itu adalah, serpihan plastik kemungkinan jatuh ke dalam tabung es krim saat dibuat.
Dalam kasus lain, seorang pelanggan yang membeli satu set Big Mac pada Agustus lalu menemukan gigi manusia yang sudah digoreng. McDonald mengatakan, tidak ada karyawan di gerai atau pemasoknya telah kehilangan gigi, dan tidak ada tanda-tanda gigi telah digoreng. Pihaknya masih menyelidiki bagaimana gigi dan plastik bisa masuk ke makanan. Dalam dua kasus lain, potongan plastik ditemukan di McNuggets, disampaikan dari pabrik di Thailand. Salah satunya berwarna biru.
(Fitri Yulianti)