“Yang utama adalah soal selera,” ungkap Sonny kepada Okezone melalui sambungan telefon, Minggu (28/12/2014).
Menurut sonny, sorotan utama adalah buyer Indonesia itu sendiri. Orang Indonesia dianggap lebih mencari aman soal penjualan. Dilihat dari produk yang ditawarkan, item yang dijejer di outlet Indonesia, kebanyakan item yang laku dijual, bukan dari dasar insting fashion.
“Orang kita cenderung menjual yang jadi uang saja. Stoknya bisa dibilang banyak yang lama. Yang diskon saja laku di sini, beda dengan Singapura, buyer menjual ‘selera’,” bebernya lagi.
Alasan tersebut dianggap menjadi penyebab orang Indonesia senang kembali ke sana. “Buyer di sana menjual item yang bukan hanya soal laku dan tidak laku. Di sini kebanyakan cari keuntungan saja,” tutupnya.
(Renny Sundayani)