MENURUT penelitian baru, mengurangi asupan garam tiga gram per hari bisa mengurangi risiko sakit kepala.
Sebagaimana dilansir dari Dailymail, Jumat (12/12/2014), tiga gram garam setara dengan sekitar setengah sendok teh, atau sama dengan jumlah garam yang ditemukan dalam Big Mac dan kentang goreng besar dari restoran cepat saji McDonalds.
Para ahli mengatakan, mengurangi konsumsi garam bisa mengurangi sakit kepala dengan menurunkan tekanan darah dan denyut nadi. Bahkan orang dengan tekanan darah normal, juga mengalami perubahan tersebut ketika mereka mengurangi makanan dengan garam.
Hampir 400 orang dengan kebiasaan diet yang beragam, mengonsumsi hampir sembilan gram garam sehari, sebagai konsumsi garam rata-rata penduduk Amerika Serikat. Kebiasaan tersebut dikurangi menjadi enam gram sehari, sebelum akhirnya ditekan hingga tiga gram per hari selama periode akhir uji coba.
Peserta kemudian diminta untuk mencatat efek samping seperti sakit kepala, perut kembung, kekeringan mulut, rasa haus, kelelahan, mual dan perubahan selera makan pada kuesioner. Kemudian ditemukan bahwa pengurangan asupan garam dari sembilan gram menjadi tiga gram per hari mengurangi sakit kepala hingga 31 persen.
"Pola diet tidak berpengaruh pada risiko sakit kepala pada orang dewasa. Sedangkan, mengurangi asupan sodium (garam) terkait dengan penurunan risiko sakit kepala yang signifikan. Penemuan ini menawarkan pendekatan baru untuk mencegah sakit kepala," kata Lawrence Appel dari John Hopkins University.
(Renny Sundayani)