Proses pembekuan telur, istilah medisnya disebut oocyte cryopreservation (bayi tabung), dilakukan dengan merangsang ovarium dengan hormon untuk mengeluarkan sel telur, yang kemudian dibawa ke laboratorium untuk didinginkan pada suhu di bawah nol, lalu disimpan untuk digunakan di kemudian hari.
Seperti dilansir PBS, Jumat (12/12/2014), alasan wanita untuk melakukan pembekuan sel telur bervariasi. Beberapa wanita melakukannya untuk alasan medis. Pengobatan kanker, misalnya, dapat menjadi racun bagi ovarium dan menyebabkan menopause dini.
Namun, kini trennya tidak hanya untuk alasan medis. Sekitar tiga-perempat perempuan yang membekukan telur mereka melakukannya karena tidak memiliki pasangan. Alasan lain karena wanita ingin menunda memiliki anak dengan pasangan karena karier atau pendidikan.
(Tuty Ocktaviany)