SEBAGIAN orang menganggap bahwa pewarnaan dapat membuat rambut menjadi rusak. Ternyata, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar, tetapi bagaimana treatment yang dilakukan setelah proses pewarnaan.
Rudy Hadisuwarno, seorang penata rambut kenamaan Indonesia memaparkan, faktor utama penyebab rambut rusak adalah tidak adanya perawatan yang tepat.
“Mewarnai rambut itu tidak selalu merusak rambut. Tapi perhatian yang kurang terhadap perawatan rambut setelah diwarnai itulah yang membuat rambut menjadi rusak, seperti kering, bercabang, rontok, bahkan kebotakan,” tuturnya kepada Okezone di Jakarta, Rabu (10/12/2014).
Menurutnya, seseorang harus mengetahui konsekuensi yang harus diterimanya saat sudah memutuskan untuk mengubah warna rambutnya menggunakan bahan kimia.
“Jika ingin mewarnai rambut, perawatannya juga harus benar. Jangan ingin tampil beda, tapi setelah keluar dari salon, rambutnya dibiarkan begitu saja. Itu sama saja seperti merelakan rambut untuk rusak,” jelasnya.
Kendati demikian, Rudy menjelaskan langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan rambut setelah melakukan proses pewarnaan.