TANTANGAN membuat whipped cream dimenangkan oleh tim Indonesian Lunch. Ke-15 bocah cilik akan memasak di Galeri MCI2 untuk pertama kalinya.
Mereka akan membuat masakan Indonesia yang cocok dinikmati saat makan siang. Ke 15 peserta dihadapkan pada empat tudung saji terbuat dari stainles steel tertutup dan harus pilih salah satu menu apa yang akan mereka buat kali ini.
Tudung saji dibuka satu per satu. Pilihan masakan pertama adalah nasi kuning "Nasi kuning punya kesulitan yang cukup sulit, dari rempahnya cukup kompleks. Kunyit, serai, daun jeruk dan lainnya. Memasak nasinya juga harus pas," tutur Chef Bara.
Kemudian nasi tutug oncom, nasi merah dan juga nasi uduk memiliki tingkat kesulitan masing-masing. Ke-15 peserta harus membuat hidangan ini dengan kreasi masing-masing.
"Di sebelah kiri kalian, ada mini pantry yang bisa kalian pilih bahan-bahan yang diolah sesuka kalian. Bisa belanja di mini pantry sambil memasak," sahut Chef Marinka.
Peserta akan diberikan waktu 60 menit untuk memasak salah satu dari hidangan spesial yang disuguhkan. Tapi sebelum itu, orang tua mereka dihadirkan untuk memberi semangat anak-anak yang hendak memasak.
Waktu memasak dimulai, dari raut wajah bocah-bocah cilik tersebut mulai terlihat mimik fokus, terburu-buru memilih bahan. Ada juga peserta yang tenang menghadapi tantangan yang diberikan.
"Waktu tinggal 15 menit lagi. Nasi dan lauk kalian harus sudah matang," ujar Chef Arnold.
Dalam hitungan tiga detik terakhir, waktu memasak selesai dan peserta mengangkat tangan mereka. Kini saatnya juri menilai hasil masakan mereka dan mulai mencicipi. Satu per satu bocah ciliki mempresentasikan hasil masakannya.
Selang beberapa saat, Eno (11) peserta dari Denpasar, Bali, membuat nasi kuning khas Bali. "Aromanya mungkin bisa ditambahkan serai lagi, pedas dari ayamnya pas, ini enak," jelas Chef Arnold.
Lebih lanjut, semua peserta berhasil menyelesaikan tantangan ini dengan baik, meski tak semua mulus. Setidaknya anak-anak kecil ini sanggunp membuat suguhan masakan Indonesia untuk makan siang.
Setelah juri mencicipi hidangan mereka, para juri bersiap untuk menilai dan menentukan siapa yang bertahan dan siapa yang akan pulang. Keputusanpun sudah bulat, disebutlah 9 nama.
"Vina, Dimas, Eno, Chacha, Kamelia, Keke, Rio dan akbar. Kalian lolos ke babak berikutnya," sahut Chef Arnold.
Enam peserta masuk dalam kategori bottom six dengan penilaian paling rendah. Alhasil juri akan menyebutkan dua nama lagi yang masih diberi kesempatan untuk lanjut ke babak berikutnya.
Regina dan Larry, mendapatkan kesempatan untuk bisa melaju di babak 21 besar mendatang. Empat orang dari 15 Tim Indonesian Lunch harus meninggalkan Galeri Junior MCI 2. Mereka adalah Kalea, Hani, Joya dan Sean.
"Ini bukan akhir segalanya, ini kompetisi dan kalian harus berbesar hati," pungkas Chef Bara.
(Fitri Yulianti)