INDONESIA sukses bertengger di urutan teratas sebagai negara dengan pria perokok terbesar di dunia. Namun ini bukanlah sebuah prestasi yang bisa dibanggakan. Dua pertiga lelaki di Nusantara menjadi pecandu tembakau.
Hal ini disampaikan oleh dr Lily Sulistiowati, Kepala Pusat Promosi Kesehatan, Kemenkes RI dalam acara Sarasehan Sehati di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (4/12/2014).
"Tren merokok harus dibalikkan, bahwa yang merokok tidaklah keren. Banyak yang bilang kalau tidak merokok tidak keren atau tidak macho. Stigma seperti itu yang harus dibalik. Saya juga miris dengan industri rokok yang iklannya bagus, di mana bisa kelabui remaja, " bebernya.
Yang menjadi catatan dr Lily adalah kurangnya kesadaran seorang perokok karena masih merokok di sembarang tempat, di mana di sekelilingnya ada anak-anak dan wanita. Pasalnya, asap rokok sangat berbahaya bagi anak-anak.