“Program ini menunjukkan anak Indonesia yang usia delapan tahun sudah pintar memasak yang tidak kalah sama anak-anak di luar negeri. Ini bisa menjadi inspirasi dan hal yang positif buat anak-anak yang lain untuk mencintai memasak,” terangnya.
Ketika anak belajar memasak, Chef Agus menuturkan pengawasan dari orangtua sangat diperlukan. Pengawasan ini dilakukan, tambahnya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama anak berada di dapur.
“Jika anak pengena belajar masak, orangtua tinggal mengontrol dengan baik. Awasi apa yang dilakukan oleh anak di dapur. Orangtua juga harus mengajarkan anak memasak sesuai dengan usianya dan dasar teknik memasak. Misalnya memberi contoh bagaimana memotong wortel atau memanggang roti,” tutupnya.
(Fitri Yulianti)