"Saya merasa terhormat, tetapi saat yang bersamaan juga merasa nervous ketika tahu saya akan jadi pembicara pertama untuk membuka debat," imbuhnya.
Lebih lanjut dalam pidatonya, Maria menyampaikan relevansi penyelenggaraan Miss World dengan dunia modern saat ini. Sontak, hal tersebut langsung disambut meriah oleh para audiens.
"Saya menghubungkan tema Beauty with a Purpose dan bagaimana hal tersebut mengajarkan kita tentang compassion dan hidup yang mempunyai makna," tutupnya.
(Ainun Fika Muftiarini)