BACKBALL kembali hadir dengan konsep baru. Hal inipun menyusul kesuksesannya di pasar Indonesia sejak dua tahun lalu.
Bentuk perubahan konsep yang disuguhkan terwujud dalam dua hal. Diantaranya penambahan menu disertai dengan desain yang berbeda. Perubahan konsep terlihat dari peralatan makan di gerai yang sudah ada dan juga desain interior pada gerai yang akan dibuka mendatang.
"Kami selalu berupaya menghadirkan produk-produk berkualitas, autentik, sekaligus memenuhi keinginan konsumen. Karena itu, perubahan ini tak lepas dari masukkan konsumen," jelas Alexander Widjaja, Managing Director PT Fresco di Central Park Mal, Jakarta, Rabu (3/11/2014).
Perlu diketahui, BlackBall pertama kali didirikan pada tahun 2006 di Taipei, Taiwan Oleh seorang pemuda bernama Mr Tang. Ia menilai, Xian Cao orang Indonesia menyebutnya cincau. Ini merupakan makanan sehari-hari masyarakat Taiwan akan disukai banyak orang. Karena rasa, tekstur lembut dan manfaat kesehatannya. Nama BlackBall juga terinspirasi dari Xian Cao yang warnanya kehitaman dan berbentuk bulat dalam penyajian.
Seiring berkembangnya waktu, gerai BlackBall juga hadir di banyak negara. Seperti Malaysia, Tiongkok, Singapura, Australia, Kamboja, Vietnam dan Indonesia. Untuk di Indonesia ini, BlackBall berdiri dibawah naungan PT Fresco dan sudah memiliki 22 gerai yang beroperasi di seluruh penjuru Tanah Air sejak dua tahun lalu.
Berbagai jenis sajian yang ditawarkan BlackBall antara lain, kategori Grass Jelly, Ai Yu Jelly, ToHua Series, Hot/Cold dessert, Shaved Ice Cream, Fruit Series, Qffle ( wafel lembut dengan berbagai topping). Beragam minuman juga tersedia, Signature, Milky, Yogo Series, Smoothies dan Float series.