Tari Legong Kebanggaan Bali

Helmi Ade Saputra, Jurnalis
Senin 01 Desember 2014 05:08 WIB
Tari Legong bebas unsur agama (Foto: Hedgy)
Share :

TARIAN Legong merupakan tari tradisional Bali yang tidak terikat dengan agama. Tarian legendaris ini menjadi pentas hiburan dan simbol kebanggaan Bali.
 

Maestro Tari Legong, Bulantrisna Djelantik mengatakan Tari Legong sejarahnya memang tarian ritual. Tetapi, seiring perkembangan zaman menurut Bulantrisna Legong tidak lagi digunakan upacara keagamaan.

“Tetapi dipakai untuk hiburan dan juga kebanggaan daerah menjamu tamu. Jadi, biasanya yang mempunyai Legong itu adalah Puri, sehingga penguasa daerah bangga mempunyai Legong yang bagus, jadi kalau ada tamu dan acara Tari Legong menjadi simbol,” ungkapnya kepada Okezone di Dapoer Ciragil, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Lebih lanjut, kelahiran Deventer, Belanda, 8 September 1947 ini menceritakan zaman dahulunya Tari Legong ditarikan anak kecil. Tetapi, setelah gadis kecil tersebut beranjak dewasa dan menikah, maka berhenti menari.

“Kalau dulu, anak kecil itu kan setelah dewasa cepat menikah, setelah itu berhenti menari dan kemudian diganti dengan penari baru, jadi beregenerasi,” tuturnya.

(Johan Sompotan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya