Selang tujuh hari, lanjut Bastian, kondisi tubuhnya semakin lemas dan akhirnya dibawa ke rumah sakit oleh kedua orangtuanya. Saat itu dirinya melakukan cek darah dan akhirnya didiagnosa oleh dokter bahwa dirinya kena penyakit DBD.
“Pas sudah keluar diagnosisnya saya langsung diinfus sama suster. Ternyata trombositnya turun sampai 8.000, rasanya di situ sudah lemas banget kayak mau mati,” imbuhnya.
Namun beruntung, Bastian kembali pulih setelah dirawat di rumah sakit. Setelahnya, ia kembali beraktivitas normal dan merasa kapok saat diserang penyakit.
(Renny Sundayani)