GADIS remaja yang memiliki payudara rata atau terlalu besar dapat terpengaruhi kesehatan mentalnya karena isu-isu lingkungan. Hal ini telah teruji dan diperingatkan oleh para ahli.
Demikian dengan gadis yang memiliki payudara asimetris. Mereka ditemukan memiliki kesejahteraan emosional yang rendah, dan sering kali rendah diri daripada rekan-rekan mereka, para peneliti menemukan. Mereka juga dapat memiliki masalah dengan diet dan interaksi sosial.
Dalam studi pertama dari jenisnya yang menganalisis implikasi kesehatan mental dari ukuran payudara, para ilmuwan menemukan dampak negatif sama pada perempuan yang menderita macromastia, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan payudara membesar secara abnormal.
Tim dokter di Rumah Sakit Anak Boston menemukan bahwa, intervensi medis awal, seperti pengendalian berat badan, konseling kesehatan mental, dan bahkan operasi, bisa membantu perempuan berjuang untuk keluar dari dampak negatif memiliki payudara asimetris.