MESKI tergolong penyakit mematikan, penyakit Tuberkulosis (TB) dapat disembuhkan. Penularan TB paru terjadi melalui udara. Pasien TB yang batuk atau bersin tanpa menutup mulut dapat menularkan kuman TB.
Gejala TB paru dimulai dari batuk berdahak terus-menerus selama dua pekan lebih disertai demam. Kemudian batuk dengan dahak yang bercampur darah dan nyeri dada. Penderita TB pada gejala awal juga berkeringat tanpa sebab pada waktu tidur malam hari, nafsu makan menurun, dan berat badan turun.
"Cara mencegah penularan TB paru, maka penderita harus minum obat teratur untuk mencegah penularan kuman TB. Tutup mulut ketika batuk dan bersin. Buanglah dahak pada tempat yang tepat. Rumah dengan ventilasi udara yang baik," kata Ahli Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Anna Rozaliyani, MBiomed, SpP di Balaikota Depok, Rabu (26/11/2014).
Jika gejala tersebut sudah terjadi, Anna menyarankan agar orang tersebut melakukan pemeriksaan dahak di Puskesmas atau rumah sakit secara mikroskopis sebanyak tiga kali. Anna mengatakan, percikan air liur penderita TB menghasilkan 100 ribu-1 juta kuman.