BEBERAPA orang dari kita ada yang bergantung pada buah-buahan untuk sarapan sehat atau penyingkat waktu. Namun, dibalik itu mereka tidak benar-benar mengecek apakah gaya hidup tersebut sehat.
"Pada dasarnya, buah-buahan untuk sarapan tidak berefek maksimal bagi tubuh Anda dalam memberikan semua vitamin dan mineral yang terkandung untuk memenuhi kebutuhan harian Anda," tutur Eileen Canday, Kepala Ahli gizi di Rumah Sakit Breach Candy, seperti dikutip Healthcareasia, Jumat (21/11/2014).
Di sisi lain, ketika Anda memiliki sarapan dengan menu lengkap, Anda tidak hanya mendapatkan vitamin, tetapi juga kalsium, serat, dan protein. Ini membantu tubuh Anda untuk lebih siap berkegiatan sepanjang hari.
Jika sepotong buah tidak memiliki nutrisi yang cukup, bagaimana mungkin ini bisa membuat Anda kenyang sampai waktu makan berikutnya? Kecuali jika digabungkan dengan makanan tinggi serat seperti oatmeal atau gandum, Anda akan tetap kenyang lebih lama.
Sarapan buah tidak cukup karena Anda akan kekurangan asupan kalori yang cukup dari karbohidrat, protein, dan serat. Sarapan adalah makan yang paling penting pada pagi hari. Dengan mengonsumsi lebih banyak kalori di pagi hari, Anda akan lebih mampu untuk bekerja di luar kalori sepanjang hari.
Protein juga penting untuk membuat Anda kenyang lebih lama juga. Jadi simpanlah buah-buahan sebagai makanan ringan di tengah hari atau teman makan, tetapi hindari buah-buahan sebagai pengganti sarapan. Sarapan dengan gizi seimbang membuat kontrol berat badan dan kesehatan Anda lebih baik.
(Renny Sundayani)