Dijelaskannya lebih detil, dari 11 produk loom band yang diteliti, 10 di antaranya dinyatakan aman. Hanya satu yang belum memenuhi sesuai Standarisasi Nasional Indonesia (SNI), yaitu merk Xiang Long.
“Di produk Xiang Long itupun yang mengandung phthalate adalah aksesorisnya. Kadar phthalate di aksesoris lebih dari syarat mutu yang ditetapkan, 25, 3154 persen. Lebih dari syarat mutu yang hanya 0,1 persen,” tuturnya.
Ia menambahkan, efek senyawa phthalates apabila terpapar ke dalam tubuh manusia, akan menimbulkan beberapa gangguan kesehatan, salah satunya gangguan kerja fungsi, perkembangan reproduksi, kanker payudara, kanker testis, autis, dan mengurangi produk sperma.
Dalam kesempatan itu dia juga meluruskan pemahaman tentang loom band. Katanya, loom band bukan mainan, tapi merupakan aksesoris fashion. “Memang kemasannya seperti mainan, tapi sebenarnya aksesoris. Banyak artis di luar negeri menggunakan loom band sebagai aksesoris mereka,” ungkapnya.
Loom band sebenarnya sudah diperkenalkan ke masyarakat sejak dua tahun lalu. Di kemudian hari, oleh perusahaan asal Amerika Serikat, Rainbow, dikembangkan dengan menambahkan unsur kreatifitas untuk anak-anak.
(Renny Sundayani)