APEL merupakan buah yang hampir bisa ditemui di semua negara. Tapi tahukah Anda, bahwa buah apel aslinya berasal dari wilayah Asia. Berikut ulasan lengkap dan fakta lainnya tentang buah apel. seperti yang dilansir dari epicurious, Sabtu, (1/11/2014)
Apel berasal dari Asia
Anda berfikir buah ini berasal dari Amerika? Anggapan ini tidak benar. Buah yang selama ini kita santap ini aslinya berasal dari pegunungan Tian Shan, yang berbatasan dengan negara China, Kazakhstan dan Kyrgystan. Di kaki bukit pegunungan, hingga sekarang diselimuti dengan apel, aprikot, pir, cherry dan kenari liar.
Ada ribuan varietas apel
Sekitar 7.500 apel di budidayakan di seluruh dunia, dengan 2.500 varietasnya tumbuh di Amerika Serikat. Tapi hanya 100 varietas yang dapat tumbuh di wilayah Amerika Serikat. Salah satunya adalah jenis yang disebut Red Delicious (Ashamead ini Kernel, Northern Spy dan Honeycrisp)
yang banyak dijual di supermarket. Beberapa diantaranya tidak berubah cokelat ketika dipotong.
Beberapa apel secara alami tahan terhadap proses pencoklatan ketika dipotong. Dan biasanya apel ini lebih cocok dijadikan salad. Apel yang bisa menolak reaksi enzimatik dan menciptakan oksidasi (alias browning) diantaranya Cortland, Fuji, Goldrush, Gala dan Pink Lady.
Apel buah yang tahan lama
Apel ini dapat tersimpan dengan baik dan tahan lama. Ketika petani sudah mulai panen, biasanya akan disimpan dalam wadah yang punya temperatur khusus dan modern. Sehingga dapat mencegah pematangan lebih cepat.
Dalam suhu dingin apel dapat bertahan lama
Masih soal menyimpan apel. Buah ini dapat terjaga dengan baik bila terkena suhu dingin. Simpanlah apel yang Anda miliki di dalam kulkas. Dengan cara memasukkannya ke dalam kantong kertas terlebih dahulu. Atau dengan kantong plastik juga bisa.
(Renny Sundayani)