Perokok Indonesia Duduki Peringkat Ketiga di Dunia

Mustholih, Jurnalis
Jum'at 31 Oktober 2014 10:09 WIB
Perokok Indonesia terbesar ketiga di dunia (Foto: Mustolih)
Share :

IKLAN rokok kini semakin ekspansif, baik di jalan-jalan, di media televisi ataupun mensponsori berbagai acara musik dan olahraga. Iklan yang kian gencar tersebut menimbulkan keinginan pada remaja untuk memulai merokok.

Menurut Koordinator Advokasi Kebijakan Pengendalian Tembakau Komisi Nasional Perlindungan Anak, Dina Kania sebanyak 200 ribu penduduk Indonesia setiap tahun meninggal dunia akibat rokok.

"Rokok mengancam generasi bangsa Indonesia. Membunuh 200 ribu orang per tahun atau 548 orang per hari," kata dia dalam diskusi soal bahaya rokok bagi kesehatan di depan seratus pelajar SMP se-Semarang, Jawa Tengah, belum lama ini

Menurut Dina, jumlah perokok Indonesia menduduki peringkat ketiga di dunia. Peringkat pertama perokok terbanyak di dunia adalah China disusul kemudian India. "Indonesia ada di peringkat ketiga. Peringkat keempat adalah Amerika dan kelima adalah Rusia," ujar Dina menambahkan.

Jika dihitung dari tingkat konsumsi rokok di dunia, kata Dina, setiap tahun enam juta orang meninggal dunia akibat rokok. Jumlah ini diperkirakan bertambah menjadi delapan juta per tahun dalam beberapa dekade ke depan.

"Jika tren merokok berlanjut, tembakau dapat membunuh satu miliar orang di abad ke-21," ungkap Dina.

Menurut Dina, perokok usia dewasa di Indonesia terdiri dari 67,4 persen laki-laki dan 4,5 persen perempuan. Sedangkan perokok usia anak-anak terdiri dari 41 persen laki-laki dan 6,2 persen perempuan.

"Perokok usia dewasa 36,1 persen saat ini mengkonsumsi tembakau dalam bentuk rokok maupun tanpa asap. Perokok usia anak-anak 22,5 persen mengkonsumsi tembakau dalam bentuk rokok maupun tanpa asap," pungkas Dina.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya