Walikota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal mengatakan bahwa supir becak khususnya Banda Aceh diberikan pelatihan oleh pemerintah kota agar tidak bermain harga.
“Turis yang datang harus terjamin harganya, tidak boleh berbeda-beda. Jangan kalau bukan dari Banda Aceh jadi melambung tinggi harganya, terutama orang asing,” ungkapnya kepada Okezone saat di Pendopo Gubernur Aceh, baru-baru ini.
“Dari hal seperti itu terus memberikan pembelajaran positif bahwasanya turis merupakan keuntungan bagi mereka. Artinya kalau diberikan harga sesuai akan banyak turis naik becak, sehingga keuntungan bagi mereka,” tutupnya.
(Johan Sompotan)