“Tren tahun depan lebih kental dengan budaya daerah Indonesia. Eksistensi dari kain khas Indonesia semakin ditampilkan. Pilihan warna juga beragam tapi akan lebih menggunakan warna-warna etnik,” ujarnya.
Samuel mengingatkan jangan merusak tatanan budaya dalam membuat suatu desain. Menurutnya, ada beberapa kain yang memiliki corak yang tidak boleh sembarang orang memakainya dan boleh dipakai oleh keluarga keraton. Sehingga generasi muda harus memahami historis dari budaya dan lebih menghargainya.
“Generasi muda perlu memahami sejarah dari suatu budaya agar lebih bisa menghargai budaya tersebut. Jadi tidak hanya memakainya namun juga ada penghargaan lebih terhadap budaya tersebut,” tutupnya.
(Johan Sompotan)