Kebiasaan Bohong Picu Gangguan Tidur

Dewi Kania, Jurnalis
Rabu 22 Oktober 2014 12:59 WIB
Kebiasaan bohong picu susah tidur (Foto:Foxbusiness)
Share :

BERKATA bohong memang selalu membuat orang sakit hati. Terlebih bohong tersebut menjadi suatu kebiasaan seseorang. Kebiasaan bohong tak hanya membuat sakit hati seseorang, namun bisa membuat fisik dan mental Anda terganggu, sampai gangguan susah tidur.
 
Sebuah  studi teranyar dari “The Science of Honesty Project” oleh Anita E Kelly PhD dan Lijuan Wang, meneliti sekelompok 72 orang dewasa selama lima Minggu. Mereka harus dapat menyelesaikan tes polygraph dan tes kesehatan anonim secara acak.
 
Para peserta dituntut jujur dalam segala perkataannya. Semua pernyataan harus benar-benar tulus dari dalam hati sesuai pertanggung jawaban mereka.
 
Alhasil, mereka yang berkata bohong mengakui bahwa tidak dapat tidur nyenyak. Begitu pun sebaliknya, mereka yang berkata jujur, tidurnya dapat nyenyak dan mimpi indah.
 
Pemahaman ini harus disebarkan kepada orang-orang terdekat. Dalam hipotesis dr Kelly, kebiasaan bohong dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat, seperti dikutip Askmen.
 
Dia mengatakan sampai saat ini jarang sekali setiap orang berkata jujur kepada orang terdekatnya. Banyak dari mereka telah melanggar kepercayaan dan kejujuran dalam diri.
 
Untuk itu, dari sekarang hindari berbohong kepada siapa saja. Belum tentu, bohong dapat membuat Anda bahagia bersama orang terdekat.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya