"Pemberian Antibiotik Kalau Salah Berbahaya"

Dewi Kania, Jurnalis
Selasa 21 Oktober 2014 12:10 WIB
Pemakaian antibiotik (Foto: Newperthanimalhospital)
Share :

KESALAHAN pemberian dosis obat antibiotik masih banyak terjadi di Indonesia. Hal ini terjadi akibat kurangnya perhatian masyarakat akan pentingnya jenis obat satu ini.

Selama ini, budaya masyarakat Indonesia terhadap pengertian antibiotik dapat menyembuhkan berbagai penyakit itu salah besar. Padahal dokter sudah memberi aturan dan dosis tepat, namun banyak orang tak menghiraukan seruan dokter.

dr Robby Kurniawan dari House of Hario membenarkan fenomena ini. Masih banyak kasus resistensi obat yang dialami pasien dalam dunia medis.
 


"Pemberian antibiotik kalau dosisnya tepat bisa sembuh. Kalau salah, punya efek toxic berbahaya," katanya kepada Okezone di MNC Plaza, Podium 1, Kebon Sirih, Jakarta, belum lama ini.
 


Namun, lanjut dr Robby, ada sebagian pasien tidak bisa sembuh, walau sudah mengkonsumsi antibiotik dengan benar, karena bakteri yang menyerang rupanya sudah kebal terhadap kondisi apapun. Maka, antibiotik tidak dapat bekerja maksimal untuk mengusir penyakit.

"Ya, masih banyak ditemukan resistensi dari kultur darah. Kumannya juga sudah kebal atau mungkin terjadi mutasi," tutupnya.
 
 

(Renny Sundayani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya