PARA desainer Tanah Air dinilai berhasil dalam memajukan budaya bangsa lewat busana yang mereka rancang. Ini tampak lewat hasil riset Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang menunjukkan bahwa industri fashion menjadi satu-satunya yang meningkat pesat.
Director General for Creative Economy Based on Media, Design, Science, and Technology Kemenparekraf, Harry Waluyo, mengungkapkan hasil riset dan data Badan Pusat Statistik (BPS). Dia mengatakan bahwa fashion menjadi pelopor peningkatan ekonomi Indonesia. (Baca: Buyer Beri Arahan Desainer Indonesia Menuju Pasar Global)
"Lewat hasil riset kami dan data dari BPS, industri kreatif bidang fashion sangat berkembang baik," tuturnya kepada Okezone di sela Seminar Exhibitor B2B IFW di Hotel Millenium, Jakarta, Selasa (24/6/2014).
Menurutnya, fashion Indonesia sudah mampu menarik simpati para buyer internasional dan lokal. Oleh sebab itu, Kemenparekraf bersinergi utnuk mengembangkan fashion di Indonesia agar lebih terarah. (Baca: Daur Ulang Karya, IFW Genjot Desainer Peduli Lingkungan)
Selain fashion, kerajinan tangan Indonesia, seperti dari aksesori dan lainnya, turut berkembang sangat pesat. Strategi para desainer dalam negeri mendapatkan tempat terbaik di kancah internasional hingga fashion menduduki peringkat teratas dalam perkembangan ekonomi kreatif. (Baca: IFW 2015, Makin Banyak Buyer Diharapkan Datang)
"Selain fashion juga ada kerajinan tangan yang berkembang pesat. Mereka bisa menawarkan sesuatu yang unik dan berbeda agar dapat menarik simpati para buyer, baik dari dalam maupun luar," tutupnya.
(Fitri Yulianti)