AJANG Indonesia Fashion Week (IFW) tahun ini berhasil mengundang 80.630 pengunjung. Direktur IFW Dina Midiani berharap tahun depan akan lebih banyak pengunjung berkualitas, khususnya dari kalangan buyer.
Penyelenggaraan IFW berbeda dari pekan mode lainnya yang hanya memamerkan tren busana terbaru. IFW terdiri dari beberapa seminar tren, pameran busana, juga peragaan busana.
Untuk memajukan industri kreatif di bidang fashion, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) berharap pengunjung datang dari kalangan buyer. Juga diharapkan pelajar sekolah mode untuk mendapatkan inspirasi berkreasi. (Baca: Daur Ulang Karya, IFW Genjot Desainer Peduli Lingkungan)
"Saya berharap bisa bertambah di tahun depan dan tamu yang datang lebih berkualitas, seperti dari kalangan buyer dalam maupun luar negeri dengan kapasitas besar," katanya kepada Okezone di sela Seminar Exhibitor B2B IFW di Hotel Millenium, Jakarta, Selasa (24/6/2014).
Selanjutnya, Dina juga berharap masyarakat Indonesia mampu mengapresiasi karya desainer Indonesia serta mengurangi pembelian produk luar negeri. (Baca: Buyer Beri Arahan Desainer Indonesia Menuju Pasar Global)
"Target Indonesia jadi tren dunia tidak akan terwujud jika masyarakatnya enggak mendukung. Nah, dari sini, para desainer harus bisa menyuguhkan busana terbaik yang bisa bersaing. Kalau kualitasnya bagus, mereka (konsumen) akan meninggalkan produk luar," tutup desainer yang tergabung di APPMI ini.
(Fitri Yulianti)