BIASANYA untuk membuat busana menjadi lebih bergaya -baik itu pakaian kantor atau gaun malam- sepasang sepatu hak tinggi sangat penting. Memakai sepatu datar untuk acara malam glamor dipandang tidak pantas, bahkan lusuh.
Namun menurut para ahli
fashion, semakin banyak wanita dan desainer yang mengesampingkan
high-heels dan memilih sepatu
flat. Selebriti termasuk Alexa Chung, Peaches Geldof, dan Kate Moss dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab memomulerkan kembali sepatu
flat. Mereka sering memakai sepatu itu di karpet merah dalam beberapa bulan terakhir.
Bahkan pada acara peragaan busana, banyak model yang mengenakan sepatu hak datar ini. Dan menurut jajak pendapat, wanita menjadi lebih peduli tentang kenyamanan dan tidak bersedia menahan sakit ketika mengenakan sepatu hak tinggi.
Awal bulan ini di acara
Golden Globes Awards, aktris Emma Thompson berjalan ke atas panggung tanpa mengenakan sepatu.
"Saya melepaskan sepatu
heels karena mengapa kita memakainya? Mereka begitu menyakitkan dan benar-benar tidak berguna."
Menurut analis mode Mintel, Tamara Sender, lebih dari tiga perempat konsumen memilih kenyamanan daripada
fashion untuk urusan alas kaki. "Wanita di bawah usia 35 tahun rela berkorban untuk
fashion. Sebaliknya, usia di atas 55 tahun lebih mementingkan sepatu yang nyaman," ujarnya.
Lorna Hall, kepala ritel di konsultan trend WGSN mengatakan bahwa gaya sepatu yang populer adalah refleksi dari pakaian yang ada di toko-toko.
"Alasan
flat shoes terjual dengan baik adalah sepatu itu cocok dengan siluet
androgynous yang modis saat ini.
Heels terlihat cantik dengan gaun, tapi
brogues dan
flat cocok untuk celana slim dan jaket kebesaran," katanya, seperti dilansir
Dailymail.
(Tuty Ocktaviany)