GUBERNUR DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menghimbau agar masyarakat Indonesia, khususnya warga DKI bisa lebih menghargai batik sebagai warisan budaya. Menurut mantan Wali Kota Surakarta itu, kalau bukan masyarakat sendiri yang menghargai, siapa lagi yang akan menghargai.
Hal itu dia sampaikan lantaran masih kurangnya perhatian masyarakat terhadap batik.
"Kalau tidak menghargai (batik), siapa lagi yang menghargai," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (2/10/2013).
Apalagi batik yang merupakan produksi dalam negeri dan dikerjakan oleh pengrajin-pengrajin Indonesia itu memiliki kualitas yang baik, sehingga perlu dilestarikan.
"Batik ini diproduksi oleh pengrajin di kampung,
handmade dengan tangan, juga menyangkut sebuah karya yang dihasilkan oleh masyarakat kita," tukasnya.
Seperti diketahui, saat ini merupakan hari batik nasional keempat kalinya dilakukan. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap batik.
(Tuty Ocktaviany)