Jokowi: Abnon, Jangan Sampai Enggak Bisa Ngomong Betawi

Aisyah, Jurnalis
Senin 01 Juli 2013 17:08 WIB
Jokowi terima Abnon 2013 (Foto: Aisyah/Okezone)
Share :

GUBERNUR DKI Jakarta, Joko Widodo mengingatkan pada Abang dan None Jakarta 2013 agar jangan sampai Jakarta kehilangan karakter dan identitasnya untuk terus mengenalkan budaya Betawi pada kawula muda.

"Ini proses yang kita namakan mem-Betawikan Jakarta, mem-Betawikan metropolitan. Ini karena akar budaya Jakarta adalah Betawi. Jangan lupa itu!," kata Jokowi mengingkatkan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2013).

Menurutnya, jangan sampai muda mudi sekarang lebih mengenal budaya luar dibandingkan dengan budaya lokal sendiri.

"Jangan sampai di tes Inggris pinter, Jerman pinter, begitu diajak ngomong Betawi enggak bisa. Ini akar budaya, hati-hati!," tegas Jokowi.

Selain itu, mantan walikota Solo itu juga meminta agar malam pemilihan Abang dan None Jakarta 2013 agar diselenggarakan dalam ruang terbuka sehingga lebih merakyat dan masyarakat bisa melihat langsung.

"Yang dulu-dulu katanya di hotel, di gedung mewah. Saya minta supaya lebih merakyat supaya ditonton oleh masyarakat, ditonton oleh warga Jakarta, seperti apa proses pemilihan Abang dan None, saya kemarin minta di panggung terbuka, di Monas," terangnya.

Bahkan, mantan walikota Solo itu meminta agar masing-masing perwakilan bisa membawa minimal dua ribu penonton dari masing-masing wilayah. Jokowi pun berharap Abang dan None Jakarta 2013 bisa memperkuat akar budaya Jakarta.

"Hal-hal yang berkaitan dengan budaya lebih ditonjolkan, dipertajam. Jangan sampai Jakarta ini hanya bicara ekonomi, materialisme, konsumerisme, padahal budaya Jakarta kalau mau digali, luar biasa banyak yang bisa diangkat," pungkasnya.

(Dwi Indah Nurcahyani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya