Kenali Jenis & Ragam Manfaat Krim

Mom & Kiddie, Jurnalis
Minggu 23 Juni 2013 11:48 WIB
Pakai krim wajah (Foto: Google)
Share :

APAKAH moms termasuk rajin merawat kecantikan kulit? Dalam sehari berapa kali Anda mengoleskan krim?
 
Krim sering digunakan dalam perawatan kulit agar kulit tampak sehat dan bercahaya. Tapi jangan sampai salah memilih krim moms! Lantas, bagaimana memilih krim yang aman untuk kulit?
 
Menurut dr. Ismiralda Oke Putranti, SpKK, krim sebenarnya adalah bentuk sediaan topikal yang dioleskan ke kulit selain bentuk salep (ointment), gel, dan losion. Secara umum krim bersifat melembapkan, memiliki efek menyejukkan, mudah menyerap dan tidak lengket. Krim dapat berupa krim perawatan maupun krim untuk pengobatan.
 
Jenis krim
 
Pada dasarnya ada dua jenis krim, yaitu water in oil (w/o) based cream dan oil in water (o/w) based cream. Krim o/w lebih sering digunakan dan secara kosmetik diterima dengan baik karena kandungan minyaknya sedikit, sehingga relatif tidak lengket dan lebih mudah dibersihkan dengan air.
 
Sedangkan krim w/o lebih sering digunakan pada krim obat-obatan terutama yang berifat hidrofobik (lebih mudah larut dalam minyak). Pun lebih bersifat melembapkan karena kandungan minyaknya lebih banyak dan berfungsi melapisi kulit dan mengurangi penguapan air dari pori-pori kulit.
 
Secara umum, krim yang beredar di pasaran dan sudah mendapatkan sertifikasi BPOM Indonesia telah diteliti aman, terlebih lagi yang sudah mencantumkan label telah melalui tes secara dermatologi (dermatologically tested). Yang harus diwaspadai justru kandungan bahan-bahan berbahaya seperti mercury, hydroquinone dosis tinggi (tanpa pengawasan dokter spesialis kulit), paraben, timbal, dan sebagainya.
 
Ragam manfaat krim
 
Kandungan bahan aktif dalam krim memberi efek yang berbeda-beda, bergantung bahan aktif yang dikandungnya, antara lain:
 
-Krim dengan bahan aktif pencerah kulit (hidrokuinon, asam azelaik, asam glikolat dan lainnya) bermanfaat menghilangkan flek hitam, baik karena paparan sinar matahari maupun bekas luka. Bahan aktif pencerah ini bekerja dengan cara merusak kelebihan melanin, bahkan hingga mematikan sel melanosit sebagai sel penghasil pigmen.
 
-Krim dengan bahan aktif derivat vitamin A (retinol, tretinoin, isotretinoin) berfungsi merangsang regenerasi kulit, sehingga membantu menghilangkan kerutan halus, kulit tampak lebih muda, dan kenyal.
 
-Krim dengan bahan aktif vitamin C dan E berfungsi sebagai pencerah kulit sekaligus menjaga kulit dari efek radikal bebas (antioksidan).
 
-Krim dengan bahan aktif antibiotik (klindamisin, eritromisin, neomisin, asam fusidat, mupirosin, dan lainnya) berfungsi mematikan kuman-kuman penyebab infeksi pada penyakit kulit, akibat infeksi bakteri, dan jerawat.
 
-Krim dengan bahan aktif steroid (hidrokortison, flusinolon, betametason, klobetasol, dan lainnya) berfungsi sebagai anti peradangan pada kasus-kasus eczema dan penyakit kulit lain yang bukan karena infeksi.
 
-Krim dengan bahan fisik dan kimia tertentu yang berfungsi sebagai tabir surya.
 
-Krim dengan bahan aktif obat-obat anti nyeri, hormon, anti jamur, anti virus dan sebagainya.

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya