PUTUS cinta memang sudah menjadi bagian dari kehidupan. Namun, ada beberapa orang memang terbukti sulit untuk melupakan dan terjebak dalam masa lalu.
Banyak orang yang berkata, ketika jatuh cinta, Anda harus siap juga sakit jati. Ya, saat hubungan tak berjalan lancar, putus biasanya menjadi satu-satunya jalan yang dianggap terbaik.
Sayangnya, banyak orang sulit untuk kembali bangkit dari keterpurukan usai putus cinta. Kira-kira apa yang menyebabkan hal ini terjadi?
"Seperti orang yang sedang patah tulang, putus juga butuh waktu untuk penyembuhan," tutur psikolog muda Frederick Dermawan Purba saat berbincang dengan Okezone, belum lama ini.
Istilah move on sendiri digunakan untuk menggambarkan saat dimana seseorang sudah pulih dan mampu menjadi dirinya sendiri.
"Saat orang belum bisa move on, bisa jadi karena memang belum waktunya untuk move on. Apalagi untuk hubungan yang sudah berlangsung lama, masa penyembuhannya biasanya juga lebih lama," imbuhnya.
Konsultan psikologi di Leap Institute ini juga menilai tak ada batas waktu ideal, kapan seseorang benar-benar bisa move on.
"Semua tergantung pribadinya masing-masing dan alasan putusnya juga. Jika putusnya secara baik-baik, biasanya lebih lama move on-nya. Sedangkan yang putus karena diselingkuhi atau alasan negatif lainnya, justru bisa lebih cepat. Karena mereka biasanya lebih mencari pelarian," tutupnya. (ind)
(Tuty Ocktaviany)