Ada Batu Alien di Kaki Merapi

Fitri Yulianti, Jurnalis
Selasa 21 Mei 2013 10:20 WIB
Batu Alien (Foto: Fitri/Okezone)
Share :

PESONA Gunung Merapi tak pernah pudar meski erupsi sempat terjadi sekira tiga tahun lalu. Saksi keganasannya kini bahkan menjadi pesona tersendiri.

Banyak hal di sekitar Merapi yang tenar lantaran mitos dan kepercayaan yang dilekatkan padanya. Namun, Aris, pemandu tur kami dari South Merapi Adventure, meyakinkan bahwa Batu Alien tidak memiliki kekuatan magis atau dikaitkan dengan cerita gaib tertentu.

Batu Alien, begitu masyarakat kaki Gunung Merapi menyebutnya. Rupanya, disebut demikian bukan karena batu besar berdiameter sekira lima meter dan tinggi tiga meter ini berasal dari planet lain.

"Karena bentuknya mirip wajah alien kalau dari sisi kiri," kata Aris.

Aris pun memotret batu itu dari dekat dan memperlihatkannya kepada kami. Benar saja. Dia kemudian membandingkannya dengan hasil jepretan dari sisi yang lain, yang ternyata lekuk wajah alien di batu tersebut kurang tegas. Jadi, untuk Anda yang suatu hari nanti berkesempatan melihat Batu Alien, dekati dari sisi kirinya hingga bagian mata, hidung, dan mulut yang sedikit menganga bisa tampak lebih jelas.

Seperti ditandaskan Aris, Batu Alien bukan berasal dari luar angkasa. Batu Alien keluar bersama erupsi Merapi pada 2010 lalu. Erupsi yang luar biasa itu memuntahkan bongkahan-bongkahan batu besar seperti Batu Alien ini. Namun, batu ini istimewa lantaran bentuknya.

Batu Alien berada di Desa Kaliadem, tepatnya di lokasi yang dahulunya memuat tiga rumah. Di sana tinggal satu keluarga besar dan sebuah kandang sapi. Semua luluh lantak dilahap panasnya lava erupsi. Sang pemilik membersihkan sisa-sisa keganasan Merapi, seraya memperlihatkan tulang-belulang sapi miliknya di dua tiang kayu mirip gerbang masuk Batu Alien.

Dikatakan Aris, sang pemilik sempat memasang pagar kawat di sekitar Batu Alilen. Namun, pagar itu kemudian dilepas dan diganti plang larangan berbunyi "Pengunjung Dilarang Naik di Atas Batu Alien".

"Batu Alien dan bongkahan-bongkahan hasil erupsi Merapi kan sifatnya muda, jadi mudah berubah bentuk bila sering diinjak atau didudukin," tegas Aris.

Sang pemilik juga menempatkan sebuah kotak kayu dengan lubang kecil di atasnya, bertuliskan "Dana Sukarela". "Uang itu akan menjadi tambahan hidup pemilik tanah ini karena bisa dibilang mereka yang menemukan Batu Alien, lokasinya juga di bekas rumah mereka," jelas Aris.

Kini, sang pemilik rumah telah tinggal di runtap (rumah tetap) di kaki Gunung Merapi yang dikategorikan aman ditinggali.

(Fitri Yulianti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya