DALAM beberapa bulan pertama, wanita mungkin membiarkan pasangannya memakai pakaian apa pun, bahkan jika merusak mata orang yang melihatnya. Tetapi toleransi tersebut ternyata hanya bertahan selama enam setengah bulan.
Enam setengah bulan adalah titik di mana wanita mulai menuntut perubahan selera mode pada pasangannya. Hampir separuh dari wanita yang disurvei mengaku membuang pakaian pasangannya, tanpa si pria mengetahuinya.
Bahkan, satu dari tujuh wanita menaruh cucian pasangannya di tempat yang salah dengan sengaja. Dengan harapan, pakaian tersebut luntur atau rusak, sehingga mereka punya alasan membuangnya.
Dalam survei ini juga diungkapkan bahwa 48% pria mengaku jika pasangan memiliki pengaruh besar pada cara mereka berpakaian. Dan 44%
wanita mengaku mengubah gaya pasangan mereka agar tampil sempurna secara
fashion, seperti dilansir
Dailymail.
Jajak pendapat yang dilakukan Marks and Spencer dan Oxfam’s Shwopping ini berinisiatif mendorong masyarakat agar memberikan pakaian yang tidak diinginkan untuk amal daripada membuangnya di tempat sampah.
Sejak diluncurkan pada April, Oxfam telah menerima lebih dari 3,8 juta
item pakaian senilai lebih dari 2.3 juta poundsterling (sekira Rp34,8 miliar).
Survei juga mengemukakan bahwa lima
item mode pria yang membuat wanita
turn-off adalah
meggings (legging ketat untuk pria), onesies, celana kulit, panjang celana tiga perempat, dan sandal jepit. Sedangkan lima
item pakaian wanita yang dibenci pria adalah onesies,
jeggings (legging yang terlihat seperti
denim jeans), baju olahraga velour, pakaian bermotif kulit binatang (
animal print), dan
boob tubes.
Dan apa pun jenis kelaminnya, pakaian kusam, dan celana nenek-nenek (13%), pakaian berlubang (13%), dan hadiah dari mantan pasangan (11%) adalah pakaian terburuk bagi pasangan mana pun.
Namun, studi ini juga mengungkapkan bahwa ada tren berkembang pada pasangan. Sekira 47% pasangan mengaku mengenakan pakaian yang sama secara teratur, mengikuti jejak David dan Victoria Beckham.
Hasil survei ini juga menunjukkan jika wanita Inggris berharap pasangan mereka berpakaian seperti
David Beckham (22%). Sementara para pria yang menginginkan agar kekasih atau istri mereka berpakaian seperti Cheryl Cole (11%). Sedangkan gaya busana Russell Brand dan Katie Price menjadi
turn-off terbesar.
(Tuty Ocktaviany)