PERCINTAAN seharusnya saling mengisi satu sama lain dan tidak mendominasi atau bahkan mengekang kepentingan satu pihak. Jika Anda mengalaminya, artinya pasangan Anda bisa jadi memiliki sifat posesif.
Tak mudah mendeteksi seseorang memiliki sikap posesif atau tidak. Namun, hal paling jelas yang bisa meyakinkan keputusan tersebut ialah sikapnya yang berlebihan memproteksi Anda. Berikut bocorannya, seperti dilansir Futurescopes.
Dia mengasumsikan bahwa Anda selalu menyukai pilihannya
Pria posesif selalu berpikir bahwa Anda menyukai apa yang diberikannya. Padahal, Anda pun berhak memiliki pilihan sendiri. Dia percaya bahwa apa pun yang diberikannya selalu Anda sukai.
Membatasi pertemanan Anda
Dia bakal menciptakan keributan ketika Anda sedang bersama teman-teman di rumah. Jika benar posesif, dia akan mengatakan mengapa tidak membicarakan lebih dulu hal tersebut padanya. Kontrol ini tentu sangatlah buruk karena sosialisasi Anda pun turut dibatasi.
Dia tidak bisa mengerti apa yang Anda tidak sukai
Setiap orang tentu memiliki ketidaksukaan pada hal-hal tertentu. Untuk itu, masing-masing harus menghargai hal tersebut baik mencakup makanan, hobi, musik, olahraga, dan sebagainya. Jika memang ada perbedaan, biasanya sosok posesif akan menganggap Anda tidak cukup mencintainya. Pemikiran seperti ini padahal tidak ada hubungannya dengan cinta. Justru, hal tersebut sesungguhnya hanyalah cara untuk mengendalikan Anda.
Dia memberikan hukuman jika Anda melawan keinginannya
Orang posesif biasanya cukup pendendam. Jika Anda kebetulan memilih pergi dengan teman-teman atau memilih baju sendiri di luar pengetahuannya, kemungkinan dia pun akan memberikan hukuman terhadap Anda karena dianggap membangkang. Dia akan diam berhari-hari dan membiarkan Anda merajuknya. Di luar itu, sesungguhnya hal tersebut dilakukannya agar Anda merasa bersalah karena telah berani membuat pilihan Anda sendiri.
(Tuty Ocktaviany)