Tuntutan Berat Pasangan Beda Keyakinan

Ainun Fika Muftiarini, Jurnalis
Sabtu 30 Maret 2013 11:22 WIB
Pasangan kekasih (Foto: Datingtips)
Share :

Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) siap mengelola tambang seluas 26 ribu hektar di Kalimantan Timur (Kaltim). Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan izin usaha pertambangan (IUP) kepada PBNU.
 
Baca juga: Asal Usul Peringatan Darurat Garuda Biru
 
"Kami sampaikan terima kasih kepada presiden yang telah memberikan konsesi sampai dengan terbitnya IUP, sehingga kami sekarang siap untuk segera mengerjakan usaha pertambangan di lokasi yang sudah ditentukan," kata Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/8/2024).
 
Baca juga: Respons Presiden Jokowi Soal Putusan MK dan Rapat Baleg RUU Pilkada
 
Gus Yahya mengatakan bahwa lokasi tambang yang diberikan kepada PBNU berada di Kalimantan Timur, tepatnya bekas PT Kaltim Prima Coal (KPC).
 
"Di Kalimantan Timur, eks KPC, relinquish dari KPC. Luasannya 26 ribu hektare. produksinya baru sebagian dieksplorasi, sebagian kecil saja dieksplor," ungkapnya.
 
 
 
Selengkapnya simak dalam Infografis.





 
 

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya