MELINDA Looi memilih tema “Sunset in Africa” saat menggelar fashion show di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) pada Kamis (14/2) di Plenary Hall, Jakarta Convention Center.
Looi merupakan desainer internasional dari World Fashion Week. Ini keempat kalinya pergelaran Melinda di Indonesia.
Dia mengaku terinspirasi dari daya magis sunset di Afrika.Melalui kreasinya,Melinda merepresentasikan pribadi busananya dalam bentuk siluet langit cakrawala abadi saat matahari terbenam. Warna-warna alam saat langit memerah dan kuning senja masuk ke dalam desainnya.Secara bertahap,ada transisi metamorfosis langit yang dipertunjukkan dari warna orchesmenuju warna biru dan akhirnya muncul warna ungu gelap.
Dari kejauhan,suara ketukan liar alam Afrika dapat didengar oleh tamu undangan, seperti suara sangkakala gajah, gumpalan debu sekawanan zebra yang naik ke pusaran udara,dari bintik-bintik debu yang mereka hasilkan saat berlarian di tanah Afrika. “Semua orang di sekitar saya lagi heboh membicarakan Afrika, mulai alamnya yang eksotik sampai budayanya yang unik,” tutur Melinda menceritakan asal inspirasinya saat konferensi pers di IFW.
Ada sesuatu yang mistis,ajaib, dari tiap kelembutan renda Prancis dan bahan sifon yang dikenakan dalam warna jeruk, mustard,cokelat,merah,dan ungu.Koleksi terbaru ini menangkap kesan feminin, namun kuat,pendiam dan liar. Kombinasi dari kontras rok tebal menyapu lantai yang berdesir seperti angin di sabana. “Ini kombinasi yang kontras, seperti lanskap cantik,namun berbahaya di Afrika saat matahari terbenam,”sebutnya lagi.
Sebelumnya,Melinda juga pernah menampilkan busana couture bridal dan ready to wear di beberapa kota di dunia,seperti Paris,New York, Singapura, Taipei, London, Sydney, dan Dubai. Selanjutnya, Melinda juga memamerkan aksesori tutup kepala, gelang, dan ikat pinggang yang bergradasi warna emas, cokelat gading, merah, dan kuning. Selain itu, pergelarannya didominasi motif macan tutul dan zebra yang dikenakan para model.
(Tuty Ocktaviany)