KESIAPAN dari para eksibitor rupanya menjadi salah satu kendala dalam ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2013. Pasalnya, kebanyakan buyer masih mencari material dibandingkan produk jadi.
Hal ini disampaikan oleh Ali Charisma, President Director IFW.
"Kebanyakan
buyer dari Asia memang mencari batik. Tapi mereka ingin mengolah lagi, jadi lebih memilih material," katanya saat dijumpai di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu, 15 Februari 2013.
Menurut Ali, hal ini perlu mendapat perhatian. "Sebenarnya kita maunya dia beli bahan jadi. Tapi kembali lagi, banyak eksibitor yang belum siap," sambungnya.
Dengan membeli produk siap pakai, secara otomatis akan menambah nilai bagi Indonesia. Sebab, secara langsung menyerap tenaga kerja yang lebih banyak pula. Yang artinya, akan memberi kesejahteraan bagi industri mode Tanah Air.
"Kita memang perlu meningkatkan kualitas dan desain produk.
Buyer dari Eropa kebanyakan mencari rancangan yang muda bergaya urban, sementara desain kita masih kurang trendi," sambung desainer asal Bali ini.
Meski demikian, Ali tetap mengapresiasi kemampuan para partisipan IFW 2013. "Ini merupakan langkah awal bagi industri mode. Selanjutnya, kita akan lebih mempersiapkan para eksibitor untuk menghadapi para
buyer," tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)